02 Juni 2008

Bukan Hamba Pilihan

Selalu ku sesali dosa
Dan selalu ku ulang kembali

Dan Kau masih memberi kebahagiaan

Ku bukan hamba pilihan

Allah berfirman


Wahai manusia

Aku heran pada orang yang yakin akan kematian

Tapi ia hidup bersuka ria

Aku heran pada orang yang yakin akan pertanggung jawaban segala amal perbuatan di akhirat.

Tapi ia asyik mengumpulkan dan menumpuk harta benda
Aku heran pada orang yang yakin akan kubur

Tapi ia tertawa terbahak-bahak

Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat
tapi ia menjalani kehidupan dengan bersantai-santai
Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia

Tapi ia menggandrunginya

Aku heran pada intelektual yang bodoh dalam soal moral

Aku heran pada orang yang bersuci dengan air
sementara hatinya masih tetap kotor


Aku heran pada orang yang sibuk mencari cacat dan aib orang lain
Sementara ia tidak sadar sama sekali terhadap cacat yang ada pada dirinya sendiri
Aku heran pada orang yang yakin bahwa Allah senantiasa mengawasi segala perilakunya

Tapi ia berbuat durjana

Aku heran pada orang yang yakin akan kematiannya kemudian akan tinggal dialam kubur seorang diri lalu dimintai pertanggungjawaban seluruh amal perbuatannya

Tapi ia berharap belas kasih dari orang lain


Sungguh tiada Tuhan selain Aku dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Aku tiada sekutu bagi-Ku dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku


Barang siapa tidak mau menerima suratan nasib yang telah Aku putuskan

Tidak bersabar atas segala cobaan yang Aku berikan

Tidak mau berterimakasih atas segala nikmat yang Aku curahkan

Dan tidak mau menerima apa adanya atas segala yang Aku berikan

Maka sembahlah Tuhan selain Aku


Barang siapa yang susah karena urusan dunia

Sama saja ia marah kepada-Ku

Barang siapa menggaduhkan musibah yang menimpa dirinya pada orang lain

Ia sungguh-sungguh berkeluh kesah keapda-Ku

Barang siapa tidak bertambah tingkat penghayatan keagamaannya

Sungguh ia dalam keadaan selalu berkurang

Barang siapa terus-menerus berkurang
Kematian adalah jauh lebih baik baginya

Allah berfiraman


Wahai manusia
Terimalah anugerah yang Aku berikan dengan lapang dada

Maka engkau tidak akan berharap pada pemberian orang lain
Tinggalkanlah rasa dengki
Maka engkau akan terhindar dari kegelisahan hidup
Hindari perbuatan haram
Maka engkau akan aman dari kerancuan dalam beragama
Barang siapa mampu menjaga diri dari membicarakan kejelekan orang lain

Maka kecintaan-Ku akan Ku anugerahkan kepadanya


Barang siapa mengisolasikan diri dari kerumunan orang
Maka ia akan terhindar dari pengaruh jeleknya

Barang siapa mampu membatasi diri dari berbicara yang tidak ada gunanya

Itu menandakan kematangan akalnya

Barang siapa menerima dengan lapang dada atas pemberian Allah yang sedikit

Maka ia penuh percaya kepada Allah
Allah berfirman
Wahai manusia


Barang siapa berduka karena persoalan dunia
Maka ia hanya akan kian jauh dari Allah

Kian nestapa di dunia dan semakin menderita di akhirat
Allah akan menjadiakan hatinya orang tersebut dirundung duka selamanya

Kebingungan yang tak berakhir
Kepapahan yang berlarut-larut dan angan-angan yang selau mengusik ketenangan hidupnya.

Wahai manusia

Hari demi hari usia mu kian berkurang

Sementara engkau tidak menjaga darinya

Setiap hari Aku mendatangkan rizki kepadamu

Sementara engkau tak pernah memuji-Ku
Dengan pemberian yang sedikit
Engkau tidak pernah mau lapang dada
Dengan pemberian yang banyak
Engkau tidak juga pernah merasa kenyang


Wahai manusia

Setiap hari Aku mendatangkan rizki untuk mu

Sementara setiap malam malaikat datang kepada-Ku dengan membawa catatan perbuatan jelekmu
Engkau makan dengan lahap rizki-Ku
Namun kau tak segan-segan pula berbuat durjana ke pada-Ku

Aku kabulkan jika engkau memohon kepada-Ku
Kebaikkan Ku tak putus-putus mengalir untuk mu
Namun sebaliknya catatan kejelekan mu sampai kepada-Ku tiada henti

Akulah pelindung terbaik untukmu
Sementara engkau hamba terjelek bagi-Ku

Kau raup segala apa yang Ku berikan untukmu
Kututupi kejelekan demi kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan


Aku sungguh malu kepadamu
Sementara engkau sedikitpun tak pernah merasa malu kepada-Ku

Engkau melupakan diri-Ku dan mengingat yang lain Kepada manusia engkau merasa takut
Sedang kepadaku engkau merasa aman-aman saja

Pada manusia engakau takut dimarahi

Tetapi pada murtad-Ku engkau tak peduli


Selalu ku sesali dosa

Dan selalu ku ulang kembali

Dan Kau masih memberi kebahagian

Ku bukan hamba pilihan


Lirik Nasyid By : Missile..

-kala dosa itu terulang kembali-

Tidak ada komentar: