18 Juni 2008

Curhat Mode ON (Part-1)

Pengen cerita..pengen crita, pengen crita…..

Hehe…kesannya maksa banget yak?? yaa…itulah tie yang kadang suka memaksa, hehe…


Crita paan c? ya..ya..ya.. tie hanya pengen berbagi cerita aja, tapi waktu tie kecil dulu...Gpp yaa....


Tie itu lahir di sebuah perkampungan plosok daerah subang, ada yang blom tau subang? Subang tuh kalo dari bandung trussss aja ke sebelah utara, ntar teh ketemu lembang. Nah kalo lembang dah lewat pasti daerah sananya Subang, kota kecil dengan berbagai nuansa [halahhh]


Lanjutt..........

Waktu kecil dulu, tie seneng banget maen di sawah, kalo lagi musim nanam padi biasanya tie maen lumpur plus berburu jangkrik, ampe baju tuh kotorrrrr banget Kalo musim panen tiba, tie ga mau kalah sama anak2 lainnya...Maen layangan, perang²an, maen di tumpukkan jerami...Uhhh seruuuuuuuuu....


Yang pasti tie hidup di area yang sebagian besar mata pencaharaiannya adalah tani, ya..termasuk kluarga tie juga. Pendidikan orang tua tie keras banged!! [oia tie lebih banyak digedein oleh nenek+kakek+ibu]... Makanya sekarang tie jadi orang yang bae hehe narsisnya mulai lagi deh...


Pendidikan orang tua khususnya kakek yang extra ketat, yang membuat tie ga bisa macem²...maklum aja deh bliau orang veteran, masih untung kalo salah ga harus push up juga, hihi...


Tapi, semua itu kerasanya sekarang-sekarang. Hmm mungkin bisa dibilang Tie rada tegar-lah ngehadepin kehidupan yang ternyata ga semudah yang Qta pikirkan. Sangat banyak yang bisa dijadikan alesan kalo tie mau jadi anak badung, tapi ngga ah, buat apa sih jadi anak badung? Mendingan jadi anak yang sholehah aja biar disayang sama Allah, orang tua, dan temen-temen..


Tie suka ngliat anak-anak jaman sekarang, khususnya daerah bandung sini...

Masih banyak anak yang menyia-nyiakan kasih sayang orang tuanya. Coba deh liat mereka, jam sekolah yang seharusnya ada di sekolah nyari ilmu, ehhhh mereka enak²an aja kongkow² di jalanan.


Tie jadi pengen cerita waktu tie masih skul dulu, jujur aja nie tie itu bukan dari orang yang ekonominya kelas menengah ke atas, tapi dari menengah ke bawah...


tapi untuk jadi seorang yang ’melek pendidikan’, ga Cuma do it yang dibutuhkan tapi juga kemauan.. nyontek pepatah dikitlah.. ”Di mana ada kemauan di situ ada jalan”, itu aja kuncinya.. ;)


Entah bener ato ngga, kata Mmih waktu tie pertama kali di ajak buat sekolah di SD Wuihh katanya teh tie ampe jingkrak-jingkrakan..


Dan semua membuktikannya, Tie bisa dibilang jadi bintang kelas terus waktu SD ampe SMP. Nilai-nilai di raport selalu ’tersenyum’ Ahh bukan maksud hati mo bertinggi hati ria, dari SD-SMP tie blum pernah yang namanya ngerasain ada di peringkat 3, selalu satu ato dua..


Tercetuslah omongan kayak gini, ”bosen ih jadi ranking satu ato dua mulu, pengen deh ngerasain ranking yang laen” dan Wuzzzzz Allah ngabulin do’a tie.. di SMA ga pernah tuh yang namanya ngerasain ranking satu/dua lagi, paling tinggi ya ranking tiga hehe...tapi Alhamdulillah masih tetep berada di 10 besar.


Pelajaran di sini ”Makanya kalo b’do’a yang bae² aja deh, siapa tau waktu itu adalah waktu dimana Allah ngabulin do’a hamba-Nya yang berdo’a” otre temanss??


Intinya dari SD-Kuliah tie itu selalu ada bantuan dana, baik itu beasiswa or apa pun namanya. Yang pasti rata² tie ga harus ngluarin dana yang guede banget, thx ya Allah...Luv U...


Tuh kan? Bukan maksud hati nyombongin diri, coba deh liat fenomena anak² jaman sekarang. Fasilitas dari ortu dah OK, apa² tinggal ”Mah..., Pah...” dan sim salabim semuanya ada. Tinggal pake. Uhhh tie gemesssss banget sama mereka yang selalu nyia²in semua yang mereka punya. Sementara tie sendiri harus berjuang extra keras untuk bisa mendapatkan seperti apa yang mereka miliki. SEMANGAT!!


To be continued


Read More......

12 Juni 2008

PENGUMUMAN

Kepada Rekan-Rekan:

Mohon kiranya bagi siapa yg memiliki rekening di bank yg tercantum dibawah ini agar waspada dan terus memonitor perkembangan bank dimaksud sebelum terjadi kesulitan untuk mencairkan dananya.

DAFTAR BANK YANG AKAN TUTUP - UNTUK TINJAUAN DI TAHUN 2008

Dengan berakhirnya program penjaminan Pemerintah atas simpanan dana pihak ketiga di perbankan nasional periode 31 Januari 2007 dan pasca dibubarkannya BPPN, nasabah saat ini harus pandai2 menilai & memilih bank yg sehat sebagai partner, dalam aktivitas usaha ataupun tempat untuk menyimpan dana.


Dengan dibubarkannya BPPN pada February 2004 maka berarti tidak akan ada lagi lembaga yg akan menyelamatkan bank2 sakit/sekarat. Pernyataan dari Dirjen Lembaga Keuangan yg secara tersirat menyatakan akan ada beberapa bank lagi yang akan tutup, berdasarkan hasil investigasi yang kami peroleh.

Berikut daftar bank bank yang akan tutup:
1. Bank Bukopin
2. Bank BRI
3. Bank Mandiri
4.. Bank BTN
5. Bank Danamon
6. Bank BCA
7. Bank BII
8. Bank Permata
9. Bank Niaga
10. Bank Agro
11. Bank ABN
12. Citibank
13. Bank HSBC
14. Bank Panin
15. Bank Standard Chartered
16. Bank BNI

Bank-bank tersebut di atas akan tutup sore hari setiap harinya sekitar pukul 15.00 dan akan dibuka kembali esok pagi setiap harinya sekitar pukul 08.00 Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, agar maklum adanya..

Ttd.
PPCS BSI

Persatuan Petugas Cleaning Service BANK Seluruh Indonesia
He3x, serius banget siiih bacanya .....

Read More......

09 Juni 2008

Sebuah Pertemuan


Allahu Akbar!!

Demi Allah, sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Rabb, Indah nian skenario-Mu


Tie bingung mo nulis kayak gimana, tapi bismillah….

Minggu, 08 Juni 2008

Hari minggu kemaren sebenernya ga da niat buat mudik, tapi keraguan yang menggelayuti selama ± 1.5 tahun terus saja meminta jawaban.

Allah…seharusnya ga harus hadir rasa yang seperti ini, karena hanya Engkaulah yang Maha Tahu akan segala sesuatu.


Dan…

Akh…seharusnya senyum yang harus hadir,

Tapi kenapa justru air mata yang berdesakkan ingin meloloskan diri…

Hmm….mungkin itulah yang disebut dengan air mata bahagia

Rasa haru, bahagia, sekaligus sedih campur aduk…

Saat jiwa dan raga bersatu dengan keheningan,,,

Ku haturkan syukur ini hanya kepada-Mu…


Kusambut hari esok dengan keyakinan akan

Janji-Nya....

Read More......

02 Juni 2008

Bukan Hamba Pilihan

Selalu ku sesali dosa
Dan selalu ku ulang kembali

Dan Kau masih memberi kebahagiaan

Ku bukan hamba pilihan

Allah berfirman


Wahai manusia

Aku heran pada orang yang yakin akan kematian

Tapi ia hidup bersuka ria

Aku heran pada orang yang yakin akan pertanggung jawaban segala amal perbuatan di akhirat.

Tapi ia asyik mengumpulkan dan menumpuk harta benda
Aku heran pada orang yang yakin akan kubur

Tapi ia tertawa terbahak-bahak

Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat
tapi ia menjalani kehidupan dengan bersantai-santai
Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia

Tapi ia menggandrunginya

Aku heran pada intelektual yang bodoh dalam soal moral

Aku heran pada orang yang bersuci dengan air
sementara hatinya masih tetap kotor


Aku heran pada orang yang sibuk mencari cacat dan aib orang lain
Sementara ia tidak sadar sama sekali terhadap cacat yang ada pada dirinya sendiri
Aku heran pada orang yang yakin bahwa Allah senantiasa mengawasi segala perilakunya

Tapi ia berbuat durjana

Aku heran pada orang yang yakin akan kematiannya kemudian akan tinggal dialam kubur seorang diri lalu dimintai pertanggungjawaban seluruh amal perbuatannya

Tapi ia berharap belas kasih dari orang lain


Sungguh tiada Tuhan selain Aku dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku

Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Aku tiada sekutu bagi-Ku dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku


Barang siapa tidak mau menerima suratan nasib yang telah Aku putuskan

Tidak bersabar atas segala cobaan yang Aku berikan

Tidak mau berterimakasih atas segala nikmat yang Aku curahkan

Dan tidak mau menerima apa adanya atas segala yang Aku berikan

Maka sembahlah Tuhan selain Aku


Barang siapa yang susah karena urusan dunia

Sama saja ia marah kepada-Ku

Barang siapa menggaduhkan musibah yang menimpa dirinya pada orang lain

Ia sungguh-sungguh berkeluh kesah keapda-Ku

Barang siapa tidak bertambah tingkat penghayatan keagamaannya

Sungguh ia dalam keadaan selalu berkurang

Barang siapa terus-menerus berkurang
Kematian adalah jauh lebih baik baginya

Allah berfiraman


Wahai manusia
Terimalah anugerah yang Aku berikan dengan lapang dada

Maka engkau tidak akan berharap pada pemberian orang lain
Tinggalkanlah rasa dengki
Maka engkau akan terhindar dari kegelisahan hidup
Hindari perbuatan haram
Maka engkau akan aman dari kerancuan dalam beragama
Barang siapa mampu menjaga diri dari membicarakan kejelekan orang lain

Maka kecintaan-Ku akan Ku anugerahkan kepadanya


Barang siapa mengisolasikan diri dari kerumunan orang
Maka ia akan terhindar dari pengaruh jeleknya

Barang siapa mampu membatasi diri dari berbicara yang tidak ada gunanya

Itu menandakan kematangan akalnya

Barang siapa menerima dengan lapang dada atas pemberian Allah yang sedikit

Maka ia penuh percaya kepada Allah
Allah berfirman
Wahai manusia


Barang siapa berduka karena persoalan dunia
Maka ia hanya akan kian jauh dari Allah

Kian nestapa di dunia dan semakin menderita di akhirat
Allah akan menjadiakan hatinya orang tersebut dirundung duka selamanya

Kebingungan yang tak berakhir
Kepapahan yang berlarut-larut dan angan-angan yang selau mengusik ketenangan hidupnya.

Wahai manusia

Hari demi hari usia mu kian berkurang

Sementara engkau tidak menjaga darinya

Setiap hari Aku mendatangkan rizki kepadamu

Sementara engkau tak pernah memuji-Ku
Dengan pemberian yang sedikit
Engkau tidak pernah mau lapang dada
Dengan pemberian yang banyak
Engkau tidak juga pernah merasa kenyang


Wahai manusia

Setiap hari Aku mendatangkan rizki untuk mu

Sementara setiap malam malaikat datang kepada-Ku dengan membawa catatan perbuatan jelekmu
Engkau makan dengan lahap rizki-Ku
Namun kau tak segan-segan pula berbuat durjana ke pada-Ku

Aku kabulkan jika engkau memohon kepada-Ku
Kebaikkan Ku tak putus-putus mengalir untuk mu
Namun sebaliknya catatan kejelekan mu sampai kepada-Ku tiada henti

Akulah pelindung terbaik untukmu
Sementara engkau hamba terjelek bagi-Ku

Kau raup segala apa yang Ku berikan untukmu
Kututupi kejelekan demi kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan


Aku sungguh malu kepadamu
Sementara engkau sedikitpun tak pernah merasa malu kepada-Ku

Engkau melupakan diri-Ku dan mengingat yang lain Kepada manusia engkau merasa takut
Sedang kepadaku engkau merasa aman-aman saja

Pada manusia engakau takut dimarahi

Tetapi pada murtad-Ku engkau tak peduli


Selalu ku sesali dosa

Dan selalu ku ulang kembali

Dan Kau masih memberi kebahagian

Ku bukan hamba pilihan


Lirik Nasyid By : Missile..

-kala dosa itu terulang kembali-

Read More......