01 April 2008

Hidupku Adalah Hari Ini!!

Hanya hari ini aku berkesempatan untuk mengatakan yang baik-baik saja; tidak berucap kotor dan jorok yang menjijikan, tidak akan pernah mencela, menghardik dan juga membicarakan kejelekan orang lain. Hanya hari ini aku berkesempatan aku berkesempatan menertibkan rumah dan kantor aga tidak semrawut dan berantakan, alias rapi dan teratur. Dan karena hanya hari ini saja aku akan hidup, maka aku akan memperhatikan kebersihan tubuhku, kerapihan penampilanku, kebaikan tutur kata dan tindak tandukku.

Karena hanya akan hidup hari ini, maka aku akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Rabb, mengerjakan shalat sesempurna mungkin, membekali diri dengan shalat-shalat nafilah, berpegang teguh pada Al-Quran, mengkaji dan mencatat segala yang bermanfaat.


Aku hanya akan hidup hari ini, karenanya aku akan menanamkan dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri: baik sifat takabur, riya dan buruk sangka.


Hanya hari ini aku akan dapat menghirup udara kehidupan, maka aku akan berbuat kebaikan kepada orang lain dan menghulurkan tangan kepada siapa pun. Aku akan menjenguk orang yang sakit, mengantarkan jenazah, menunjukkan jalan yang benar kepada orang yang tersesat, memberi makanan kepada orang yang kelaparan, menolong orang yang sedang kesulitan, membantu orang yang di dzalimi, meringankan penderitaan orang yang lemah, mengasihi mereka yang menderita, menghormati orang-orang alim, menyayangi anak kecil, dan berbakti kepada orang tua.


Aku hanya hidup hari ini, maka aku akan mengucapkan “Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Aku tak akan pernah menangisi kepergianmu dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetik pun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi”


Dan “Wahai masa depan, engkau masih dalam keghaiban! Maka aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak akan memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena esok hari mungkin tidak akan ada sesuatu; esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan”

Wallahu A'lam...

1 komentar:

ayaelectro mengatakan...

ketika waktu tak dapat diputar, ketika waktu tersedia hanya sedikit. Kita akan bertaubat dan beribadah sebanyak mungkin. Kemanakah kita dikala waktu tersedia sangat banyak untuk beribadah? Bersenang-senang dan menyia-nyiakan kesempatan, itulah wajah manusia.