07 April 2008

Celoteh (Part 3, Edisi Ibu)

Menghitung hari??!!
Kaya judul lagunya mba' KD aja

Sekarang senin, berarti 4 hari menjelang mudik

Kangen berat!!
Pengen ketemu Mmih..
Pengen peluk Mmih..
....
Hhh...suka pengen nangis kalo inget beliau,
ibu, ahh aku bilang dia Mmih!!! Bukan ibu, Mamah, Mamih, Mbok atau apa pun
Aku bilang Mmih ya Mmih!!

Mmih..begitulah aku panggil beliau,
Hanya cukup dengan Mm--mih...

Yup!! lewat beliaulah aku terlahir ke dunia ini
Merasakan bagaimana indah+susahnya berkelana di dunia yang fana ini (Halah!!)

Mmih,
bukan seorang wanita karir,
bukan pula seorang wanita yang sibuk bolak-balik ke mall hanya untuk mencari sebuah
tas atau baju supaya match penampilannya.

Mmih hanyalah seorang wanita desa.
dan harapannya pun ga jauh beda dengan kaum ibu lainnya.
"Mmih ingin anak-anak Mmih ga susah seperti Mmih"

simple!!
Namun, saat kucoba mendalami maknanya (halah2!!)
Ga se-simple isinya.
Dalem banget, bahkan kadang terasa berat!!

Tapi, selalu kutekankan Life Must Go On!! Take It Easy!!
Segala cobaan, ujian itu adalah anugerah terindah dari-Nya
sebagai media pembelajaran agar Qta bisa lebih bijak menghadapi keadaan yang serupa atau bahkan lebih.

Back to Mmih


Lewat racikan tangan beliau lah, aku mendapatkan suplemen-suplemen
yang kubutuhkan dalam masa pertumbuhan.
Bukan..bukan..suplemen buatan toko, yang sekarang lagi digembor2kan di TV
Hanya makanan ala kampungku yang aku yakin,,Mmih pun ga tau
apakah makanan itu mengandung Vit. A, B, C, atau apalah namanya.
Yang beliau tahu anaknya bisa tidur tenang dengan perut kenyang. Itu saja!!

Saat diri ini telah beranjak dewasa,
(meskipun masih belum cukup dewasa dalam menyikapi kehidupan)
Aku mencoba mengambil hikmah, atau mungkin lebih tepatnya mengenang
kembali hari-hari bersama beliau..

Senang, Sedih, Marah, Kecewa, Simpati,,
semuanya ada...
Dan setelah sekian tahun aku ada dalam bimbingan
para guru atau dosen di sekolah/kuliahan,
Baru kusadari bahwa beliaulah guru privatku yang mampu
membuatku mengerti akan semuanya,
Ooww...terlalu berlebihan kalau kusebutkan semuanya,
memang tidak semuanya, tapi sebagian besar!!


to be continued...

1 komentar:

abbahatun mengatakan...

Blessed is your face
Blessed is your name
My beloved
Blessed is your smile
Which makes my soul want to fly
My beloved
All the nights
And all the times
That you cared for me
But I never realised it
And now it’s too late
Forgive me

Now I’m alone filled with so much shame
For all the years I caused you pain
If only I could sleep in your arms again
Mother I’m lost without you

You were the sun that brightened my day
Now who’s going to wipe my tears away
If only I knew what I know today
Mother I’m lost without you

Ummahu, ummahu, ya ummi
wa shawqahu ila luqyaki ya ummi
Ummuka, ummuka, ummuka ummuka
Qawlu rasulika
Fi qalbi, fi hulumi
Anti ma’i ya ummi
Mother... Mother... O my mother
How I long to see O mother
“Your mother, Your mother, Your mother”
Is the saying of your Prophet
In my heart, in my dreams
You are always with me mother

Ruhti wa taraktini
Ya nura ‘aynayya
Ya unsa layli
Ruhti wa taraktini
Man siwaki yahdhununi
Man siwaki yasturuni
Man siwaki yahrusuni
‘Afwaki ummi
Samihini...
You went and left me
O light of my eyes
O comfort of my nights
You went and left me
Who, other than you, will embrace me?
Who, other than you, will cover me?
Who, other than you, will guard over me?
Your pardon mother, forgive me

mungkin mau berkunjung :
http://abbahatun.blogspot.com/2008/03/anakku-ketika-kamu-masih-kecil.html
http://abbahatun.blogspot.com/2008/03/mawar-untuk-ibu.html