12 Maret 2008

Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan


Judul Buku : Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan
Karya : Salim A. Fillah


Alangkah seringnya mentergesai kenikmatan tanpa ikatan membuat detik-detik di depan terasa hambar.


Belajar dari ahli puasa, ada dua kebahagiaan baginya. Saat berbuka dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala.


Inilah puasa panjang syahwatku, kekuatan ada pada menahan dan rasa nikmat itu terasa, di waktu yang penuh kejutan.


Coba saja kalau Allah yang menghalalkan, setitis cicipan surga kan menjadi shadaqoh berpahala.


Buku ini dipersembahkan untuk mereka yang lagi jatuh hati atau sedang pacaran bersama doi yang dipenuhi hasrat nikah tapi belum bernyali yang sedang menjalani proses penuh liku dan yang ingin melanggengkan masa-masa indah pernikahannya.

2 komentar:

sang herbalis mengatakan...

aslam, memang berbuka puasa itu lebih menyenangkan bukan??

sofi mengatakan...

iy...........psti nikmat dnia n akherat dech.ajib..........tenan